Mengapa cincin nikah selalu terpasang di jari manis kita?, ternyata hal tersebut menyimpan filosofi yang sangat mendalam. Bukan sekedar karena terlalu kebesaran atau kekecilan bila di pasang di jari lain. Kalian mau tau postingan menarik lainya?
Klik link di bawah ini:

Ingin mengetahui dan merasakan filosofi cincin nikah ini?, ikuti langkah-langkah berikut.

    • pertama-tama gabungkan kedua telapak tangan kamu, lalu jari tengah ditekuk ke dalam
  • Lalu, 4 jari lain pertemukan ujungnya masing-masing. Posisi harus seperti gambar berikut.Filosofi Cincin Nikah
  • Setelah posisi tangan seperti gambar di atas, dan permainan dimulai. Disini kamu akan melihat sendiri jari-jari kamu, walau terdapat 5 pasang jari yang saling bertemu tetapi nanti kamu akan melihat hanya ada 1 pasang jari yang memang tidak bisa terpisahkan.
  • Coba buka IBU JARI kamu. Disini ibu jari di artikan ORANG TUA kita. Ibu jari bisa di buka karena semua manusia akan mengalami sakit dan meninggal dunia. Dengan demikian orang tua kita akan meninggalkan kita suatu saat nanti.
  • Tutup kembali ibu jari, kemudian buka jari TELUNJUK kamu. Jari telunjut ini mewakili
    KAKAK & ADIK. Suatu hari nanti mereka akan memiliki keluarga sendiri dan akan meninggalkan kita.
  • Kemudian tutup jari telunjuk kamu, lalu buka jari KELINGKING. Jari kelingking ini di artikan ANAK-ANAK kita, cepat atau lambar mereka akan meninggalkan kita juga.
  • Selanjutnya, tutup jari kelingking, dan cobalah buka JARI MANIS kamu, di jari manis ini tempat kita memakai cincin nikah kita. Dan ketika kamu mencoba membuka jari ini, kamu akan heran karena jari tersebut susah untuk di buka atau di pisahkan.
    Mengapa bisa seperti itu?, nah di sini filosofinya, karena jari manis mewakili SUAMI ISTRI. Selama hidup, kamu dan pasangan mu akan terus bersama dan melekat satu sama lain.pesan dari filosofi ini adalah, selama masih ada waktu, jangan sia-siakan dan sakiti pasangan kita. Terus berusaha untuk membahagiakan pasangan kamu, baik dalam keadaan apapun, suka duka kamu harus lalui bersama.

    Fatwa dari Syaikh Abdul Qodir Jailani tentang cincin

Syaikh Abdul Qodir Jailani memfatwakan dalam al-Ghunyah bahwa: Dimakruhkan memakai cincin nikah di jari tengah dan jari telunjuk. hal ini didasarkan pd riwayat yg menyebutkan bahwa Rosulullah saw telah melarang hal itu. dan dianjurkan memakai cincin di jari manis tangan sebelah kiri. sesuai dg riwayat Abu Daud bahwa Nabi saw memakai cincin ditangan sebelah kiri, sedang batu matanya berada di bagian telapak tangan. pemakaian cincin di tangan kiri adalah karena tangan kanan digunakan untuk menerima segala sesuatu. disamping itu cara tersebut akan lebih melindungi cincin dan tulisan yg ada padanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *